|
We are moving! Not that we don't like it here anymore, but we think we need more space to grow. Please visit http://judeangel.wordpress.comSince this is the new home, so it still has only few postings. Some of them are also reposted from this site. We are looking forward to your visit there!
Sabtu jam 7 pagi. Sejak dari weker bunyi aku udah umek ngeliatin jam, menanti jam 11. Kayak anak kecil yang mau diajak pergi ke amusement park, seperti itu mungkin perasaanku kemarin. Ada apaan sih benernya? Sabtu kemarin, tanggal 10 Mei 2008 tet jam 11 siang digelar Festival Jajanan Bango 2008 di Surabaya. Spesialnya apa? Selain untuk menyambut ulang tahun kecap Bango yang ke-80, Festival tahun ini juga diadakan di bulan Mei dimana kota Surabaya juga sedang merayakan hari jadinya yang ke 715. Jadi dobel event gitu deh kesannya. Lebih spesial lagi untuk para pencinta "jajanan" alias orang-orang yang suka njajan acara ini adalah surga dunia. Apalagi acara tahun lalu udah terlewatkan, semakin ga sabarlah diriku menanti Festival tahun ini. Sampai di Lapangan Brawijaya jam 11 siang sempet bingung cari parkiran. Apalagi lumayan macet juga area situ 'coz ada SUTOS juga disebelahnya. Setelah muter-muter dikit, hampir ketabrak angkot plus dipisuhi supir angkot-nya akhirnya dengan bantuan dua bapak Taruna ABRI, aku berhasil memarkir Supra-ku tersayang. Dari jauh emang udah keliatan pucuk-pucuk tenda, pas masuk ke area Festival, woow emang seperti yang dibayangkan. Lapangan selebar itu dikelilingi tenda-tenda yang menyajikan jajanan khas Suroboyoan ditambah dengan 8 duta Bango dari 8 kota, antara lain Ketoprak Ciragil (Jakarta), Nasi Bug Trunojoyo (Malang), Gudeg RM Adem Ayem (Yogyakarta) , Tengkleng Bu Edi (Solo), Kupat Tahu Gempol (Bandung), Soto Udang RM Rinaldy (Medan), Tutug Oncom Saung Kiray (Bogor), Coto Daeng Muchtar (Makassar), dan Rawon Dengkul Nguling (Surabaya). Sekilas mirip suasana Sommerfest pas jaman masih kuliah dulu. Agenda pertama muter-muter dulu keliling lapangan, melihat-lihat kekiri dan kekanan. Memang sudah banyak yang dikenal, Bebek Cak Yudi - seperti favorit-ku sepanjang masa (Psst akhirnya aku bisa ketemu langsung dengan Cak Yudi-nya! Amboooi kayak ketemu selebriti. Untung-untung aku ga teriak histeris plus minta tanda tangan!), Rawon Setan Bu Sup, Soto Ayam Pak Djayus, Soto Madura Wawan dan Ayam Goreng Bu Cokro. Tekadku hari ini adalah mencoba keluar dari kebiasaan lama dan mencoba hal-hal baru. Unfortunately, matahari siang bolong yang amat sangat kinclong sempat membuat selera makanku hilang! Plus bercelana pendek, tshirt lengan pendek minus jaket dan topi alhasil akulah yang mateng duluan daripada kambing oven Depot Madinah! Emy, temen seperjuangan dari Surabayafood.com juga cukup bingung menentukan pilihan. Akhirnya setelah keliling lapangan tiga kali kamu memutuskan untuk memulai dengan sesuatu yang ringan di stand Rujak Soto asli Banyuwangi.  Nah lho, gimana tuh modelnya. Untungnya stand masih relatif sepi jadi kami masih bisa nanya-nanya ke Ce Erma, sang empunya stand. Ternyata Rujak Soto adalah Rujak yang disiram kuah soto. Tapi jangan dibayangin rujak manis isi buah yg disiram kuah soto. Ancur dong rasanya! “Rujak” yang dimaksud disini berupa potongan tahu, tempe, kangkung dan lontong dengan bumbu khas rujak yang berpetis. So far so good. Kita nyobain satu porsi dibagi dua. Rasanya boleh juga kok. Something unique indeed. Perut-perut yang udah terangsang appetizer Rujak Soto mengirim signal ke mata untuk mulai jelalatan mencari lagi. Di stand paling pojok depan sebelah pintu masuk ada Bebek Cak Yudi dan Sate Buntel Karmen 29. Berhubung pengennya sesuatu yang lain maka dengan berat hati aku melenggang cuek meninggalkan Cak Yudi (Maap Cak, bukan niatku berselingkuh, ini hanya tuntutan profesi) dan mengantri manis menunggu Sate Buntel mateng. Lha kok ndilalah, pas sampe depan, dengan polosnya sang penjual bilang “Abis mbak!” Yaelah! Untung perut udah keiisi, kalo ngga bisa-bisa kalap si penjualnya yang kujadiin sate buntel. Dasarnya panca indera tubuh ini udah kadung terpikat oleh penganan yang ditusuk-tusuk dan dibakar, jadinya sebagai pelipur kekecewaan, kita putusin untuk nyobain Sate Kelapa duluan. Selang beberapa saat kemudian persediaan Sate Buntel Karmen 29 sudah ada kembali, sehingga kita toh masih bisa nyobain sate yang terbuat dari daging kambing cincang yang dibuntel dengan lemak tipis ini. Soal rasa? Buat penggemar kambing suatu keharusan. Jangan pikirkan masalah kolestrol dan tekanan darah kalo mau nikmatin hidangan ini. Belum puas keliling dan nyobain nyamikan-nyamikan yang ada (ingat siang-siang panas, kehilangan selera makan), malamnya aku balik lagi. Suasananya masih tetep rame aja, apalagi dimeriahkan ama Band Cap Tugu Pahlawan (edan gokil abis). Sayangnya banyak stand-stand yang sudah tutup. Sesuatu yang unik untungnya masih bisa aku coba di Stand Soto Udang dan Lontong Medan Rinaldy. Udang yang sudah digoreng kering disiram dengan kuah bersantan, disajikan dengan lontong. Soal rasa sebenarnya cukup enak, sayangnya kuah ngga diangetin dulu, jadi agak illfil aja makan kuah bersantan yang dingin. Dan dengan harga 25.000 rupiah bisa dibilang yang termahal di ajang ini.  Partnerku malam ini lebih memilih menu-menu yang down-to-earth aja seperti Kikil Sapi Pak Said, Nasi Goreng Jawa Pak Pi'i dan Ayam Bakar Chanda (psst, ayam bakarnya kerasa banget bumbu kecapnya!) Overall, buat aku cukup memuaskan-lah Festival Jajanan Bango ini. Disini bisa nyobain macam-macam hidangan yang biasanya ga ada waktu buat nyobain satu persatu. Asal ya harus siap-siap diet dulu beberapa hari sebelumnya dan kuat modal dompet (dengan harga rata-rata 10 ribu rupiah per porsinya, coba aja kaliin berapa stand yang ada). Dan dengan melihat banyaknya peserta (dan mungkin bisa lebih banyak lagi tiap tahunnya) kayaknya lebih mantap kalo event ini dapat diperpanjang “jam tayangnya”.
 | [DRAFT] Happiness | Mar 6, '08 5:01 AM for everyone |
Sometimes people think about this very one question, what is happiness? What could make me happy? Or just simply: Am I happy? I have read a lots of quotes or phrases about happiness. Let's list some:
I have two little puppies at home, both are male - Chico and Rascall. Actually they are not "little" anymore. A life with two little dogs, can you imagine? Dirts, muds, hole in socks, broken shoes and sandals.
Yeah that's the reality.
Lots of works to do since I have them. But still lots of fun too. They are really lighting up my life. So sweet, so cute. And if they are looking at me with those little puppies-eyes, ow my heart melt. Then I don't think about those Dirts, muds, hole in socks, broken shoes and sandals anymore.
Today for ten years, God had called my beloved Father and Grandpa to him, to join Him in the Heavenly Kingdom. I believe they are now with my Lord above looking at me, taking care of me and guarding me. Dear Papi and Engkong, I hope I didn't dissapoint you in all thing I have done. I am sorry, that I had not the opportunity to give you all the love back you have given to me in all your lifetime. May I ask you to always stay by myside to be forever in my heart to give me strength to take care of Mom, Kevin and Oma.
May you both rest in peace and God's love will always accompany you.
I will always love you.
Howdy people!Setelah sekian lama jadi member di Multiply dan setelah sekian kalinya pengen mulai isi blog, akhirnya hari ini kesampaian juga So let me introduce myself first - for all the people who hasn't knew me yet. As you can see in my profile about my personal data, my name is Judith, but call me just Jude (hey Jude... don't make it bad....), age 31, a fire dragon in flesh and blood and a capricorn as an additive (thanks to THAT combination I should be really really hot-tempered, stubborn and impatience ).Born and grown up in Malang, studied in Germany, have been married once, now I am enjoying my live and my jobs in Surabaya, a quite busy and crowded city in East Java, Indonesia. Love to travel, to read, to cook and to eat, love dogs, bears and all the big and fury animals . Addicted to mangas (japanese comics) - especially The Detective Conan-Series and to the CSI-Series (could stay awake for nights to watch the DVD's!).Hate SNAKES(!!!!) and any other reptiles!
Right now I really enjoying my live and all the business in it. Let me say, I have to handle a complete household with two little puppies, have to juggle with three jobs (gosh...) and not to forget still have to do some social- and family-life. But hey, it's all fun! The good news is I love them all. I do have lovely friends. I have - meanwhile - a wonderful relationship with my mom and lil' bro. I have a really nice, lovely and caring boyfriend.
Let's talk about the jobs. - The first, in a cigarette industry as research and development staff, THE ONLY research and development staff. This is my main job, but only for four days in a week, Monday 'til Thursday. Nice isn't it? Again thank the Lord above, He gave me this opportunity. My Boss is understanding (plus still young quite good looking 'n unmarried
), the colleagues are young and fun, the work atmosphere is perfect.
Second Job: Marketing and Promotion for The Club Magazine. The truly lifestyle Magazine for Malang, Surabaya and Bali. Owned and created by Mr. Bayu Satrya Nugraha a.k.a Mr. Narsis (ketua PNI, Partai Narsis Indonesia n akika wakil ketua ) a.k.a Mr. Kucing Garong. Young people media for young people audience. That fits! We are already exist for one year and ready for another thousand years! Third one: Surabayafood.com, editor in Chief, Marketing coordination. Dining guide for Surabaya. It will be online soon. We are working on it, day and night. Here again, young people on board.
Hey and last but not least: I have made my own small company, named as Jahzara Angkasa. It means The Heaven Princess, Putri Angkasa. What about this one? Just wait and see. It will have its own way of business. I will tell you more if it is ready to launch.
Still, live is not only about having fun and works to do. God always remind me when to settle down and being thankful for all the things I've got. I have been through lots of thing - hard, heavy and difficult things. Thank God, the circumstances brought me next to Him, make me and my trust stronger, give me strength to face all the troubles.
Sutraaaaa, for the beginning cukrup lah yaowww. Btw, just for your information: kebiasaan buruk - kalo memang bisa disebut sebagai kebiasaan buruk - g sukanya kalo nulis pake bahasa gado2, Inggris indo jerman bahasa banci pun g pakeeee. Otreee cu again in another story!
Attachment: 01 Hey Jude (2).wma
|